Pilih Mana? Berbakti Pada Suami atau Orang Tua

Posted on

Berbakti Pada Suami atau Orang Tua, WongWadon.Com – Setelah menikah, beberapa wanita Islam mungkin pernah merasa bingung antara taat pada suami atau orang tua. Apalagi jika melihat hadist yang menyatakan bahwa setelah menikah Istri adalah hak suami dan suami adalah hak ibu.

Hadist Istri Wajib Taat Pada Suami

Lingerie Online Murah Indonesia

Kata Si Istri: “Trus orang tua Gue yang udah ngerawat puluhan tahun dari jabang bayi merah sampe bisa secantik ini tiba-tiba tidak punya hak geto? Oh… MG.

Trus setelah nikah suami hanya wajib taat pada ibunya?? Lha nasib gue pegimane, udah wajib taat sama suami, eh suami wajib taatnya sama ibunya.” #Pura-PuraPingsan

Berbakti Pada Suami atau Orang Tua
Image by. Masuk-Islam.com

WongWadon.com – Kalem… semua itu ada penjelasannya. Manusia hanya perlu mempelajari hukum-hukum yang sudah ditetapkan. Untuk itu, kami berusaha mengupas mengenai hal tersebut dengan acuan berbagai sumber.

Oke, kembali ke topic utama Berbakti Pada Suami atau Orang Tua?. Dari hadits di atas, setidaknya timbul dua pertanyaan di sini.

1. Apakah setelah menikah wanita terlepas dari kewajibannya berbakti pada orang tua?

2. Apakah setelah menikah suami sepenuhnya hak ibunya dan istri tidak berhak atasnya?

Kami tidak akan memberikan jawaban Ya atau Tidak. Kami mencoba memaparkan beberapa Ayat dan Hadist yang berhubungan dengan dua pertanyaan tersebut.

Bagi Istri: Berbakti Pada Suami Atau Orang Tua?

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila seorang isteri telah mendirikan sholat 5 waktu & berpuasa bulan Ramadhan & memelihara kehormatannya & mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yg kamu kehendaki.” (Riwayat Ahmad & Thabrani)

Jelas di sini disebutkan bahwa ketaatan suami adalah 1 dari 4 hal yang menjadikan seorang wanita termasuk golongan yang dijanjikan masuk surga dari pintu manapun yang dikehendaki.

Eit, tapi juga jangan lupa dengan firman Allah SWT:

Dalil Perintah Berbakti Pada Suami atau Orang Tua

Firman Allah SWT di atas  jelas mewajibkan manusia akan dua perkara, menyembah hanya padaNya dan berbuat baik pada orang tua.

Bukankah muslim yang benar adalah yang mentaati perintahNya dan menjauhi laranganNya? Dan dari firman tersebut kita tahu bahwa baik pria maupun wanita wajib berbuat baik pada orang tua. Bukan begitu?

Bagi Muslimah yang sudah menikah, tak seharusnya merasa tidak wajib lagi berbuat baik pada bapak ibu kandung. Apalagi sampai bicara semacam ini….

“Aduh Ma! Kenapa sih masih minta tolong aku? Aku kan dah jadi istri orang, Mama udah nggak berhak atas aku…”

Hati-hati lho, taat pada suami jangan dijadikan dalih untuk memperlakukan orang tua dengan buruk. Al-Quran sudah jelas mewajibkan manusia untuk berbuat baik pada orang tua. Firmat tersebut tidak menyebutkan bahwa kewajiban tersebut gugur ketika seorang wanita menikah.

Jadi, baik itu wanita maupun pria, yang sudah menikah maupun yang masih lajang, tetap wajib berbuat baik pada orang tua.

Adapun mengenai ketaatan, setelah menikah yang lebih penting Berbakti Pada Suami atau Orang Tua?,  Jawabnya: wanita sholihah wajib taat pada suami dan tetap wajib berbuat baik pada orang tua.

Bagi Suami: Orang Tua atau Istri?

Tulisan ini tak hendak bermaksud menganjurkan suami memilih antara orang tau ataupun istri. Sebab keduanya bukan untuk dipilih salah satu. Kepada orang tua suami wajib taat, sementara pada istri suami wajib berbuat baik.

a. Sikap Suami Pada Ibu Vs Istri

Selain menyembah hanya pada Allah SWT, manusia juga diwajibkan berbakti pada orang tua. Begitu juga dengan suami, ia wajib taat pada orang tuanya selagi bukan pada hal-hal yang sifatnya maksiat.

Taat pada orang tua adalah salah satu cara kita untuk berbakti. Perintah berbakti pada orang tua bisa dilihat pada Al-Isra’ 17:23 dan An-Nisa 4: 36.

Adapun pada istri, memang tidak ada dalil yang menyebutkan suami wajib taat pada istri. Meski demikian, Allah SWT memerintahkan kepada para suami tak hanya taat padaNya dan orang tua tapi juga wajib berbuat baik pada istri.

Bagi seorang pria, Istri maupun orang tua keduanya sama-sama pintu surga, sekaligus bisa menjadi pintu neraka baginya.

Untuk itu, suami mestinya berusaha jadi sosok yang bijak. Tak seharusnya menelantarkan orang tua karena terlalu sayang pada istri dan anak. Juga bukan pula suami yang baik jika berdalih demi taat pada orang tua sampai berbuat dzolim pada istri.

b. Kewajiban Suami atas Ibu Vs Istri terkait Nafkah

Tak sedikit pria dibuat bingung bukan main saat dihadapkan pada dua posisi, sebagai suami dan sebagai anak.

Sebagai anak, ia wajib mematuhi perintah dan berbuat baik pada orang tuanya sejauh itu bukan dalam hal maksiat. Kepada istri ia wajib memberi nafkah dan berbuat baik.

Situasi suami kadang jadi sulit ketika sudah di wilayah perebutan materi. Kayaknya seram banget ya pakai kata perebutan. Memang di lapangan sering jadi rumit kalau sudah masuk di wilayah ini.

Sebagai contoh, ketika suami memberikan sebagian penghasilannya kepada orang tuanya tanpa sepengetahuan istri, lantas ketahuan, biasanya sikap istri jadi berubah.

Suami niatnya baik untuk berbakti kepada orang tuanya, sementara istri niatnya juga baik karena mengusahakan agar kebutuhan di rumah terpenuhi dengan baik. Namun ketika keduanya tidak mencapai titik temu, bahkan harus saling membohongi, keutuhan rumah tangga bisa terancam.

Nah, pasangan muslim tentu ingin tahu bagaimana sebenarnya kewajiban suami menafkahi orang tuanya Vs menafkahi istri dan anak-anak?

Seorang pria yang sudah menikah (suami) tetap berkewajiban memberikan nafkah kepada orang tuanya jika…. Pertama, Si Anak (suami) sudah bisa mencukupi kebutuhan hidup dan memiliki harta lebih. Kedua, orang tuanya tergolong fakir dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Memberi nafkah pada orang tua adalah salah satu dari aplikasi berbuat baik pada orang tua. Namun Islam tidak memberatkan ummatnya.

Jika harta suami hanya sekedar cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak ada harta lebih, gugur kewajibannya untuk menafkahi orang tua.

Sebab, kewajiban seorang suami untuk menafkahi istri dan anak-anaknya lebih diutamakan daripada kewajiban menafkahi orang tuanya. Ini sesuai dengan hadits berikut:

Perintah Istri Wajib Taat Pada Suami

Pada hadits tersebut dijelaskan bahwa menafkahi anak dan istri lebih utama dibanding menafkahi selain dari keduanya.

Berbakti Pada Suami atau Orang Tua – Kesimpulan

Jadi setelah menikah, bagi seorang suami, ia wajib taat pada orang tuanya juga wajib berbuat baik pada istri. Wallahu a’lam.

Yuk, Bagikan kepada Orang Terdekat!
0Shares
banner5nov

116 thoughts on “Pilih Mana? Berbakti Pada Suami atau Orang Tua

  1. Matur nuwun sanget..
    terima kasih,
    bacaan yang sangat bagus 🙂
    waaupun saya sebagai seorang suami.
    Disinilah Dan Pada Zaman inilah serta Ilmu dan cara berpikir yang mempengaruhi sikap sang istri kepada suaminya.
    Akhir ini adalah banyak seorang istri berani menentang segala perintah suaminya walaupun suami telah meminta berkali kali dengan sopan tapi tetap tidak di indahkannya ..
    Semoga istri saya menjadi istri yang soleha dan lebih baik,
    dan saya menjadi suami yang soleh dan bertanggung jawab atas keluarga dan segala kewajiban saya..

    Terima Kasih

      1. Assalamualaikum,

        Saya perlu pencerahan karena bingung dengan keluarga suami yang suka mengeluh kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan primer nya, padahal bapak mertua dapan pensiun setiap bulan dan ibu mertua punya ptaktek dokter bahkan ibu mertua setahun 2 kali pergi jalan-jalan ke keluar negeri.

        Suami merasa perlu untuk mensupport keuangan orang tua nya, sementara itu keluarga kami sedang membangun keuangan keluarga dengan kondisi:

        – kami tinggal di luar negeri dan memerlukan biaya cukup besar untuk mengunjungi keluarga di Indonesia 1 tahun sekali

        – kami belum memiliki rumah dan menghabiskan 25% dari penghasilan bulanan untuk uang sewa tempat tinggal setiap bulan

        – perlu menabung untuk menyerap pemenuhan kebutuhan keluarga tahunan

        – perlu menabung untuk menyelesaikan studi S3 suami dgn biaya sendiri

        – suami merasa belum settle dengan pekerjaannya sekarang dan berencana mencari pekerjaan lain yang sesuai dengan bidang ilmunya

        Banyak sekali agenda keluarga kami dan dari segi prioritas, semua penting dibandingkan mensupport keuangan orang tua suami yang ternyata masih bisa jalan-jalan ke luar negeri. Sepertinya bukan karena kekurangan uang tapi hanya karena tidak mengalokasikan dana dengan semestinya.

        Bukannya tidak ingin berdiskusi dengan suami, tapi suami selalu mengemukakan bahwa “Orang tua yang sudah membesarkan kita , kalo minta, sebisa mungkin dipenuhi”. Lalu apa kabar dengan prioritas?

  2. Bagi seorang pria, Istri maupun orang tua keduanya sama-sama pintu surga, sekaligus bisa menjadi pintu neraka baginya.

    Untuk itu, suami mestinya berusaha jadi sosok yang bijak. Tak seharusnya menelantarkan orang tua karena terlalu sayang pada istri dan anak. Juga bukan pula suami yang baik jika berdalih demi taat pada orang tua sampai berbuat dzolim pada istri.

  3. Kalau orang tua blng tidak suka pada suami,terus meminta untuk bercerai saja pdahal saya baru mengandung 7bulan..apa yang harus saya perbuat????suami atau orang tua???

    1. Orang ketiga yang bisa menjadi penyebab rusaknya hubungan rumah tangga tidak selalu berarti “wanita idaman lain” atau “pria idaman lain”.

      Orang tua kandung, mertua, bahkan anak sekalipun, bisa menjadi orang ketiga yang dapat mengancam kehidupan rumah tangga jika suami istri tidak bijak dalam menyikapi masalah.

      Untuk ini, coba dimusyarawahkan dengan suami mbak eko. Bagaimanapun juga, kekompakan & kedewasaan suami-istri menjadi salah satu penentu keberhasilan rumah tangga.

      Semoga mendapatkan jalan keluar terbaik mbak 🙂

  4. Your comment * …Assalamualaikum mau tanya antara ikut suami atau org tua. . . Suamiku nyuruh untk tggal di jakarta breng meskipun msih ngontrak sedangkan org tua nyuruh aq pulang ke kampung. .Katanya biar suamimu aja yg kerja . kamu di rmah sma org tua . Tyus bgaimana solusinya

    1. Wa alaikumussalam wa rohmatuallah

      Bunda, Afiyah… ada baiknya diskusikan lagi dengan suami, ajak suami untuk memberikan “bukti” kepada orang tua bahwa Anda akan hidup aman bersama suami.
      beri pengertian kepada orang tua bahwa adanya Anda disisi suami adalah salah satu penyemangat suami Anda.

      Terima kasih, semoga membantu

  5. jika sang istri selalu meremehkan usaha sang suami yang begitu sungguh sungguh.
    namun semua usaha sang suami selalu salah di mata sang istri. saya sebagai suami selalu mengajarkan sebagaimana apa yang harus saya ajarkan untuk rumah tangga yang slalu saya harapkan. tetapi istri saya tidak pernah bisa menerima apa yang saya ajarkan. hampir setiap hari saya mengajarinya namun semuanya percuma. tks

    1. Disinilah mengapa suami menjadi kepala keluarga
      kepala keluarga harus memiliki kebijaksanaan dan kesabaran yang lebih dari “bawahannya”

      Kami anjurkan untuk selalu contine menasehati sang Istri
      dan yang perlu diingat oleh suami adalah tugasnya menyampaikan kebaikan dan menjadi tauladan (contoh perbuatan biasanya lebih manjur dari pada hanya sekedar kata-kata). Bukan seorang “boss” yang setiap perkataanya selalu harus dituruti.

      semoga membantu

  6. Assalamualaikum, mbak suami saya sudah 3 bulan merantau dan dia sudah memanggil saya untuk menyusul karena kerjaannya sudah lancar dan alhamdulillah. Tapi orangtua saya melarang ikut suami dengan alasan pendapatan masih sangat kurang dan mereka maunya saya dan suami sama2 kerja dulu. Mohon solusinya mbak. Trims

    1. Untuk hal seperti ini, ada baiknya perlihatkan hasil dari pekerjaan suami
      yakinkan pada orang tua bahwa Anda bisa hidup dengan bahagia dan berkecukupan dari hasil suami. Semoga nanti orang tua akan luluh juga
      dikarenakan orang tua secara umum ingin melihat anaknya hidup nyaman dan berkecukupan

  7. Assalamualaikum wr wb,
    Maaf..saya mau tanya dan minta pertimbangan.
    saya bru menikah sekitar 1 bln.
    Suami saya pernah memiliki hutang sebanyak 30 jt pd Ibu saya. Dan beberapa hr yg lalu suami saya memberikan uang kpd saya sebanyak 80jt. Karena suami saya kerja di luar kota, dia minta saya untuk mengembalikan hutangnya kpd ibu sebanyak 30jt. Dan sisa uangnya untuk ditabung,rencana akan membangun sebuah rumah sederhana.
    Tp setelah saya memberikan uang 30 tesebut kpd ibu saya, ibu saya marah…knp hanya 30? Padahal suamimu ngasihnya lebih. Makan dan keperluan sehari-harimu saja masih ibu yg mencukupi.
    saya Bimbang..bingung.Saya tinggal masih sama ibu. Dan ibu saya jg tau kalau saya hendak membangun sebuah rumh.
    tp ibu saya marah seperti itu, dan saya masih segan dan malu untuk makan dirumah. Saya cenderung membeli roti untuk saya makan bila sedang lapar di malam hari. Saya minta tolong pencerahanannya..saya harus bagaimana? terimakasih. Wassalamualaikum wr.wb

    1. mbk anisa,apakah selama suami kerja diluar kota suami tak pernah mengirim nafkah untuk anda??karena itu kewajiban suami….kalau sampai mbk anisa makan dll masih ikut ibu berarti selama ini mbk anisa gak dikasih nafkah?kalau memang begitu bicarakan baik2 dengan suami bahwa anda juga butuh biaya untuk makan dll sehingga mb anisa bisa memberi ibu mbak anisa uang sebagai ganti makan,listrik dll…tapi kalau selama ini mbak anisa sudah dikasih nafkah tiap bulan tapi masih makan pakai biaya orangtua ya mbk anisa harus berfikir ulang….kalau menurut saya bicarakan dengan suami agar suami memberikan uang sebagai ganti makan dll kepada orangtua.

  8. saya lagi bingung…ibu saya marah krn lebaran haji ini saya tidak pulang… suami mmg tidak bs pulabg krn sedang sibuk urrusan kantor dan saya juga mengurus keponakan n ibu mertua yang ditinggal kk ipar beribadah haji.. ibu marah smp tidak mau bicara dgn saya lagi.. saya bingung klo maksa pulang pun suami tak izinkan…sdh saya kash pengertian kpd ibu saya…tp beliau malah menuduh kami yang bukan2.. salahkah saya lbh menuruti suami krn selama pernikahan 16thn ini maslah saya adalah dilema antara ibu dan suami..terimakasih

  9. Your comment *assalamuallaikum, mba klo suami udah mulai ngluarin kata2 kasar contohnya mo***t, trus dya lebih mementingkan urusan keluarga nya di bandingkan istri nya sendiri..

  10. Assalamualaikum, jika istri di hadapkan pada 2 pilihan, merawat ibunya yang sedang sakit di rumah sakit atau merawat anaknya yg juga sakit dirumah, mana yang lebih utama
    terima kasih

  11. assalamu’alaukum. suatu hr istri sya di tawarkan kerjaan dan saya bilng jangan kerja soal ny mau ngurus anak masih kecil dan juga saya kerja penghasilan ckup untuk makan. yang jadi masalah ibu dr istri saya menyuruh kerja dengan alasan dia sudh menyekolahkan samapai srjana jadi percuma tidak kerja. apakh hal ini isrti saya termasuk durhaka kepada orang tua? padhl dlm artikel di atas setelh bersuami istri harus taat kepada suami dr pada ibu selama tdk dalm mksiat.

  12. sudah hampir satu bulan saya tidur sendirian.karena istri saya tidur menemani ibu kandung nya dengan alasan ibunya sering sakit sakitan.
    dia minta izin pada saya.
    saya terpaksa mengizinkan.
    karena saya juga kasihan sama ibu mertua yg sdh tua,namun kadang saya sedih juga tidur sendirian,meski rumah kami berdekatan dgn rumah ibu mertua saya.
    dan sebenarnya ibu mertua saya pun tidak sendirian dirumah,masih ada anaknya dan satu cucunya laki2 yg sudah dewasa.karena alasan itulah kata istri saya laki2 kurang paham cara merawat ibu.makanya istri saya ingin merawat ibu nya.
    saya hanya bingung tidak bisa apa2
    bagaimana pandangan dan pendapat anda tentang masalah saya ini
    terima kasih

  13. Assalamu’alaikum ukhty..
    mohon pencerahannya,
    saya mempunyai problem dimana hubungan suami dan orang tua saya tidak harmonis. Orang tua saya berkeinginan saya tinggal dg orang tua sedangkan suami saya berkeinginan saya ikut suami. Kemarin saya dirumah suami dijemput orang tua pulang kerumah saat itu suami bekerja diluar kota tpi saya pulang mendapatkan izin suami dg sebelumnya ada perdebatan antara suami & ortu lwt tlp. ternyata itu membuat orang tua saya tidak suka. Sesampainya dirumah orang tua tlp suami dan berkeinginan untuk membubarkan pernikahan kami. saya disuruh orang tua untuk tidak lgi pulang ke rumah suami kecuali saya dijemput oleh suami saya dirumah, .akan tetapi suami saya tidak mau menjemput saya kerumah dan keinginan suami saya itu agar saya diantarkan kembali ke rumah suami saya.saya bingung sekali ukhty disatu sisi saya sangat mencintai suami saya dan disisi yg lain saya menyayangi & menghormati orangtua. saya menikah baru 2 bulan ukhty… mohon pencerahannya

    1. Waalaikumsalam ukhty
      Setelah menikah, kewajiban wanita adalah taat dan patuh pada suami. Meski begitu, bukan berarti setelah menikah kewajiban seorang wanita terhadap orang tuanya putus begitu saja.

      Sebagaimana dalam An-Nisa 4:36 dan Al-Isra’ 17:23, Allah memerintahkan manusia untuk menyembah hanya padaNya dan berbuat baik pada bapak-ibu.. Kami tidak tahu persis yang terjadi pada ukhty. Hanya saja, jika dilihat dari keengganan suami menjemput ukhty, mungkin suami merasa harga dirinya dilukai oleh sikap orang tua ukhty, sebaliknya dengan orang tua ukhty.

      Coba cari dan temukan akar permasalahannya. Lalu bantulah keduanya untuk saling percaya dan saling memahami. Tentu saja jangan lupa iringi dengan doa.

  14. Asalamualaikum, mbk saya baru menikah blum ada 1th suami krj di luar ngri selama ini suami blum pernah menafkahi saya karna uang hasil kerja dulu sebelum menikah di habiskan untuk mncukupi kluarga suami, setelah menikah saya masih ikut orangtua saya sedangkan suami krja di luar negri bru 1bln dan belum memberi nafkah untuk saya, tapi mbak kandungnya sudah minta uang untuk kbutuhan ibunya dan ngomong sama suami saya itu kewajiban dia.. Padahal suami belum memberi apapun pada saya, mohon solusinya mbk dan apa yg hrus saya lakukan.

    1. Waalaikumsalam,
      Kewajiban utama suami adalah menafkahi istri dan anak-anaknya. Adapun memberikan nafkah ke orang tua maupun saudaranya diperbolehkan asalkan nafkah untuk istri dan anak sudah dipenuhi.

      Terimakasih

  15. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Ulasan yg sangat cukup menarik, namun menurut saya disini masih ada yg belum dibahas lebih detail. kalau boleh mohon penelasanya lebih dalam terkait hadist ini juga, karena ada kaitannya dengan bahasan diatas,

    “Abu Hurairah r.a. berkata: Ada seseorang yang datang menghadap Rasulullah dan bertanya, “Ya Rasulallah, siapakah orang yang lebih berhak dengan kebaikanku?” Jawab Rasulullah, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ayahmu.” (Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)”

    dan juga

    Aisyah ra, ujarnya : saya bertanya kepada Rasulullah SAW . : ” Siapakah orang yang mempunyai hak paling besar pada seorang wanita?” Sabdanya : ” Suaminya”. Saya bertanya : ” Siapakah orang yang paling besar haknya pada seorang lelaki. ” Jawabnya : “Ibunya”.

    terimakasih

    1. Terima kasih untuk kunjungannya

      Hadis pertama memberi arti bahwa peringkat ibu tiga kali lebih tinggi dari ayah dan hadis kedua memberi arti bahwa istri memiliki kewajiban besar untuk taat kepada suami dan suami memiliki ketaatan yang besar kepada ibu nya

      Terima kasih

  16. Assalammualaikum, wr.wb.

    Saya seorang suami,
    dari anak perempuan semata wayang sebuah keluarga kampung sebelah.
    .
    Dari sebelum saya menikahi nya,
    dia dan kedua orang tua nya pun sudah mengetahui,
    bahwa saya usaha nya itu di Luar kota, tepat nya di (Tangerang) .
    Alasan saya masih tetap di Tangerang itu
    Karena 1. Cari nafkah di kampung susah.
    2. saya belum punya cukup modal untuk memulai usaha di Kampung,
    .
    Sedangkan sebagai se’orang suami memberi nafkah kan wajib.
    .
    Tp, sekarang masalah nya,
    Istri saya memilih tidak ikut saya ke Tangerang.
    Dan memilih Tinggal di kampung bersama orang tua nya.
    Saya yakin itu bukan ke’inginan istri saya sepenuh nya,
    Tp, Lebih kehendak Dorongan perminta’an orang tua nya.

    ( Karena mertua saya itu, punya warung/toko kelontong, jadi istri sya itu di jadikan pelayan di warung gitu deh)

    kenapa saya bisa bilang begitu,
    1. Karena saya tau, heheee,
    2.Karena sblum nya, bpak mertua saya pernah ngomong sma saya,
    ( Kalo km berangkat Lagi,
    biarkan Istri km di sini saja,) dan saya cuma bisa jawab ( Terserah dia saja, kalo bpk ber’ke_inginan seperti itu bicara saja Langsung pada nya ).
    ,
    Sebagai Seorang suami, salah kah saya bicara seperti itu,,?

    E’ ya, Alhamdulilah nya itu,
    istri saya sedang Hamil ,
    , dan karena Alasan ( menjaga kandungan yang baru ber’usia 3 bulan itu pula , salah satu cara orang tua nya untuk membujuk istri saya tinggal bersama nya, )
    ,
    ” padahal Suami mana si, yang meng’iklaskan istri nya,
    tak di bersama nya ,,

    Pertanya’an nya,,.
    .
    1.Apakah sya salah meningkalkan Istri untuk tujuan mencari nafkah,?
    2. Apakah Benar se’orang istri Lebih memilih tinggal bersama kedua orangtua nya yang masih sehat wal-afiat di bandingkan ikut bersama Suami nya ke Perantauan,?
    .
    3.Bagai mana kah Menyikapi mertua yang seperti itu,.?
    ,
    MOHON DI JAWAB,

    1. Terima kasih atas kunjungan Bapak

      1. Bapak tidak salah meninggalkan istri untuk mencari nafkah selama bapak tidak lupa untuk menafkahi istri baik lahir maupun batin
      dan dianjurkan bapak tidak pergi terlalu lama dari istri maksimal 3 bulan

      2. Istri harus mengikuti apa yang dikatakan suami selama itu bukanlah hal yang dilarang Allah dan rasul-Nya (Islam)
      Jika Suami berkehendak ia ikut dg suami maka istri wajib untuk taat

      3. Ada baiknya Bapak berdiskusi,dialog dengan mertua… Mengapa mertua lebih menganjurkan istri mengikuti beliau daripada Suaminya, padahal suami adalah orang yang paling memerlukan istri berada disampingnya. Bicarakan secara baik-baik dan ushakan pada saat semua berada pada suasana hati yang baik

      Semoga membantu

      terima kasih

      Bunda juga dapat mengunjungi Forum Wanita Indonesia DEWANITA untuk berdiskusi, curhat dan mendapatkan solusi dari Bunda-bunda yang lain di forum tersebut

  17. admin.minta nasehat.suami sy guru.punya ctct tinggi.dr kelrga biasa.ortunya serabtan.sy tdk brani mnta suami karena mengingat sy msh brrkecukupan.tkadang saya sedih malu mngingat ortu saya byk berkorban untuk saya dan suami.dan ortu saya sdh sepuh.bagaimn ya ortu saya.sy mrrsa mngdpkn kel saya karena mersaaa merek byk berkorban.suami sy pun mungkin ingin membangun diri .sendiri.saya terkadang hy kawatir .mengingat saya susah meminta.

    1. Terima kasih telah berkunjung, Bund
      Selama semua berjalan baik, komunikasi baik antara Anda dan Suami, Suami dan Orang Tua Anda
      kami rasa tidakperlu memikirkan hal negatif yang belum tentu terjadi

      Terima kasih

      Bunda juga dapat mengunjungi Forum Wanita Indonesia DEWANITA untuk berdiskusi, curhat dan mendapatkan solusi dari Bunda-bunda yang lain di forum tersebut

  18. Minta saran, saya nikah dini, pengennya nikah buat bahagiain orangtua, karna kalo dipikir” suami sy dlu yg bantu nyehatin ibu, tapi nytanya sekarang malah berbalik 180°, dari dulu ibu sakit”an, bahkan sampe sekarang juga, dan sekarang suami sy ngajak sya pindah k.rumah orangtuanya, karna setelah nikah tinggal dirumah orangtua sy, sy bingung harus milih mna? Sedangkan suami sya orang yang ksar, tidak bisa bicara halus kpd sy ataupun orangtua, sya harus milih ikut siapa? Suami yang kurang bisa tanggung jawab atau merawat ibu yang sekarang lagi sakit? Mohon sarannya

    1. Terima kasih atas kunjungannya Bunda Desinta

      Untuk hal ini, bunda kami sarankan untuk berdialog dengan suami disaat hati/suasana hati suami sedang baik. Minta pengertian darinya. Coba untuk mengutarakan permintaan bunda kepada suami. Diharapkan berdialog/musyawarah dengan suami di saat suasana hati yang baik akan memberikan solusi yang baik pula
      terima kasih

      Bunda juga dapat mengunjungi Forum Wanita Indonesia DEWANITA untuk berdiskusi, curhat dan mendapatkan solusi dari Bunda-bunda yang lain di forum tersebut

  19. assalammualaikum,,apakah seorang anak perempuan yang sudah menikah wajib memberikan uang pada orang tuanya, dan jika anak perempuan itu tidak memberikan uang pada orang tuanya apakah hidupnya dia bakal tidak berkah,,
    mohon jawabannya

    1. Memberi nafkah adalah kewajiban bagi pemimpin rumah tangga. dalam hal ini umumnya disebut suami atau ayah
      namun tidak mengapa jika seorang anak perempuan ingin memberi sebagian rezeki miliknya kepada ayah atau ibunya (orang tua)

      Berbakti kepda orang tua adalah kewajiban anak, baik itu lelaki atau perempuan
      namun ada beberapa hal yang memang lelaki lebih mudah melakukannya dari pada perempuan dikarenakan perempuan akan terbatasi hak-hak suaminya
      Pemberian uang bukanlah satu-satunya jalan untuk berbakti kepada orang tua. Insha Allah selama ada bakti kepada orang tua, hidup tetap berkah walau tanpa memberikan uang.

      Dianjurkan kepada suami untuk tidak semena-mena melarang hal remeh ini dan itu yang dapat menghalang-halangi bakti seorang istri kepada orang tuanya.

      Bunda juga dapat mengunjungi Forum Wanita Indonesia DEWANITA untuk berdiskusi, curhat dan mendapatkan solusi dari Bunda-bunda yang lain di forum tersebut

      1. Assalamualaikum Wr. Wb…
        Mba mohon nasihatnya.. apakah jika seorang anak yang sudah berumah tangga diharuskan untuk terus membantu (memberikan uang) ke orang tua? saya seorang istri yg menikah baru 1 tahun masih ikut mertua harus mencukupi kbutuhan drumah dan kbutuhan lain-lain.. kasusnya pada bapak saya yang mengeluh kenapa saya tidak lagi memberikan uang bulanan (sudah 2 bulan). sedangkan bapak saya jika di berikan uang banyak ataupun sedikit selalu merasa kurang dan tidak pernah menganggap kalo selama ini saya juga pernah memberikan uang bulanan. di pikiran bapak, saya dan suami sama-sama kerja kenapa tidak bisa memberikan uang bulanan ke bapak yang nilainya lebih besar,, sudah berulang kali saya jelaskan bahwa banyak kebutuhan yang harus saya bayarkan tiap bulan dan posisi mertua saya sudah tidak bekerja.. saya memberikan uang bulanan semampu yang saya bisa, jika ada rezeki lebih pun saya suka kasih tidak hanya berupa uang tapi selama ini apa yang saya pernah kasih tidak pernah dianggap. bapak bilang kalo yang namanya ngasih org tua itu minimal 1 juta setiap bulannya itu baru namanya bantu orang tua. di sisi lain kk saya selama berumah tangga tidak pernah sama sekali yang namanya membantu orang tua dengan alasan karena dia banyak kbutuhan dan malah ikut menyudutkan saya.

        saya harus bagaimana mba.. mohon saran nasihat dan pencerahnya..
        terima kasih

        1. Wa Alaikumussalam, Bunda yang baik

          Bunda boleh tidak memberikan nafkah kepada orang tua (bapak) karena kewajiban nafkah atas keluarga (keluarga bapak nya bunda ) adalah kewajiban suami (disini adalah bapak dari bunda sendiri)
          Sedangkan keluarga/rumah tangga bunda ( keluarga antara Bunda dan suami) menjadi tanggung jawab suami bunda

          Semoga membantu

  20. ass,,mba apakah jika maksud hati kita tak bermaksud membentak orang tua apakah kita berdosa, saya ingin memberi uang pada orang tua saya tapi saya menunggu ijin suami saya dlu apakah itu dosa,,dan jika suami saya ragu” menjawabnya iya’nya tapi saya berikan kepada orang tua saya apakah saya salah dan berdosa

    1. Selamat malam,Ibu
      pertama ada baiknya untuk ucapan salam tidak disingkat dengan “ass” soalnya akan memberikan arti lain. apalagi jika dilihat dari sudut bahasa inggris. Tuliskan saja Assalaamu alaikum. ini akan lebih berkah insha allah

      Membentak orang tua tanpa ada niat.
      kami tidak mengetahui secara pasti apakah hal tersebut berdosa atau tidak, namun yang jelas di alquran bahkan mengatakan “huss” saja dilarang. apalagi sampai membentak. Bentakan terjadi karena ada emosi dan emosi ini adalah “bisikan” syaitan yg dihembuskan kepada manusia

      Memberi uang menunggu ijin suami
      Jika uang tersebut pemberian suami (yang mana uang tersebut diberikan bukan khusus untuk ibu, seperti uang kebutuhan bulanan dll), ibu memang diharuskan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada suami. Namun jika uang itu memang punya ibu sendiri ibu bebas menggunakannya tanpa meminta izin suami. Tetapi, umumnya keharmonisan rumah tangga bisa terjalin dg baik jika ada komunikasi (musyawarah) di dalamnya.
      Jika suami ragu? Kami belum tau maksud ragu disini ragu dalam artian yang seperti apa.. namun semoga jawaban diatas dapat mencukupi pertanyaan dari Ibu

  21. Your comment *termks sblmny saya mau tanya atau curhat saya nikah dah 1 thn dah dikaruniani seorng ank.saya sblmny tinggl ma ortu saya tp akir akir innistri saya gak mau tinggl dgn ortu saya dia pgn buat rumah ssendr sbgai suami saya bingung klau bikin rmh sendr nanti orru saya sapa yang rawat padahl saya 2 saudra tp kakak saya jg dah buat rumah saya ma ortu disurh tinggl dist sedangkan istri saya gak mau lebih baik saya giman?

    1. Bpk Sigit…
      Terima kasih sudah berkunjung

      Sebelum membahas dan mencari solusi lebih jauh ttg permasalahan yang bapak alami, ada baiknya bapak bertanya terlebih dahulu kepada istri tentang alasan keinginannya untuk berpindah rumah/membuat rumah sendiri.
      dengan ini semoga nantinya akan ditemukan titik terang dan akhirnya bisa mencari solusi atas masalah yang bapak alami, terima kasih….

  22. ass…..
    saya mau tny mbk.saya ini anak tunggal sdh menikah 7 thn saya tinggal bersama ortu.sdh 2 thn ini suami kerja di kalimantan.mnjlin sebuah rmh tangga berjauhan sangatlah tidak menyenangkan.dan saya putuskan untuk ikut suami.tetapi orgtua saya melarang dan berkata kalau saya ikut suami brarti saya tidak berbakti sama orgtua.apakah saya akan menjadi anak durhaka jika saya mengabdikan hidup saya untuk suami.trmksh bnyk

    1. Salam Sejahtera Untuk Bunda Divanti

      Sebagai istri, sudah sepatutnya untuk mencurakhkan bakti kepada suami.
      Bunda tidak bisa di”cap” sebagai anak durhaka karena mengikuti dan mentaati suami.
      Sebaiknya beri pengertian dan penjelasan yg halus kepada orang tua Bunda.
      Seoga membantu dan semoga keluarga bunda sekeluarga diberi keberkahan

      trims

      Bunda juga dapat mengunjungi Forum Wanita Indonesia DEWANITA untuk berdiskusi, curhat dan mendapatkan solusi dari Bunda-bunda yang lain di forum tersebut

  23. Assalamu Alaikum
    wr .wb
    mbak sy mau brtnya . in bkn ttg mslh prnkahan..
    sy msh seorg gadis, sy brsaudar 3 org.2 cowk dan sy lah prmpuan satu satunya.skg sy sdg melanjutkn pnddikan di slh satu invrstas d surbya.
    jrsan yg sy ambl yaitu tnaga dosen.
    gmn menurt mbak??
    sdgkn kalo q slsai kuliah aku tdk bkrja di kmpgq krn dkrnakan tdk ada kamps krn sy brprofsi sbg dosen..
    sdgkn ibu dn ayahku hnya tggal brdua.. mohon pncrhaanya mbak?? apakh aku ttp tggl di kmpg brsama kluarga dn tdk bkja atau krja di kota??
    buat hati gak tenang… trma ksh

  24. saya sangat tertarik dan setuju dengan pendapat ini , karena sy jadi tahu mana yang hrs di dahulukan, semangat dan saya tunggu pendapat-pendapat yang lebih menarik…… Tks

  25. Assalamu’alaikum wr wb.
    Saya mau tanya dan butuh pendapat dari mba.
    Saya sdh menikah 3 th dan pnya 1 anak perempuan.suami saya seteleh berkali – kali ada perbedaan pendapat dg bpk saya ,sekarang jadinya suami saya memutuskan untuk tinggal dengan ortunya.dan suami saya mengijinkan saya jika ikut dg nya ata ikut dg ortu saya sendiri.
    sya bingung,jika saya serumah dg ortu saya sm anak sya jg sedangkan suami saya dirmh mertua saya.
    di satu sisi,jika saya ingat dan melihat bpk saya yg orgy wataknya keras,sensitif dan sllu menyalahkan melarang apa yang aku lakukan inginkan.contoh:1.jika saya/anak sakit,sya disalahkan yg kty ngga ndengerin ortu ngomong lg capek”krj 6hri pas libur ngga bwt drmh istirht, sering ngalor ngidul,padahal saya 1bln pun bs ngga prnh berlubur k tempat rekresiasi cm hny main krmh mertu sm anak & suami.(2)jika anak nangis krn manja k sya,sya ngga blh ngp”in dan suami saya ngga ngrayu anak spy ngga nangis lg akhirnya bpk aku mrh berkata keras & suami aku jd malu drmh ortu aku sering keras ucpannya yg sbnry bpk marah hny sbntr tp y menyakitkn juga si perkataan kerasnya menurut aku.
    ya intinya,apa yg aku lakukan dan suami aku lakukan baik itu klwr rmh main / blnj / krmh mertua di bpk aku lo pas ada hal yg ngga berkenan di dirinya ,akhirnya bpk mengeluarkan kt” yg menyinggung hati perasaan aku & suami aku.aku da suamiku ingin rmh spt apa di perbaiki p gmn jg bpk aku sllu beda pendpt,akhirnya aku dan suami aku ngga bs wujudin keingin kita berdua drmh ortu aku,y memang rmh ortu aku blm spnuhnya hak aku,tp ortu jg sdh prnh bilang,ni sdh jd rmh aku&suamiku tinggal aku dan suami merawat n menjaga ,tp nytnya apa yg kita lakukan sllu di salahkn,kdng bpk ngomong di belakang kami jg .
    di satu sisi lagi,suami aku jg sbnry agak sm watak kerasya sm bpk aku,mudah mrh pdhl hal kcl ,tp y itu mrh cm sbntr.tp begitu ucap wkt mrh menyakitkan bgt menurut aku.ibilang aku ini ngga bs apa”,didikan dr ortu ngga baiklah dll.pdhl aku sdh membantu suami aku u/penuhi kebutuhan rmh tngga kami dan aku bekerja ,uang gaji aku ngga da sisa u/ di tabung .suami kdng sdh ksh jatah blnn 1jt kdngn msh mnt lg uang k aku.pdhl aku sendiri jg trkdng bingung harus cari kmn sdngkn yg rus di byr msh ada lg.
    sekarang apa yg harus aku lakukan dg sifat ortu aku & suami aku yg sm ” keras.
    aku ikut suami pasti bpk aku berkata macam” dan takutnya perkataan bpk menjadi doa u/rmh tangga aku tdk baik.
    aku ikut ortu,aku malu m tetangga org” yg aku kenal di sekeliling aku lo tahu suamiku ngga tinggal serumah dg aku.dan aku ngga mau suami aku mcm ” di luar sana krn tdk serumah dg ku.
    suamiku smpt berkata,jika suamiku bbrp minggu/bulan akan balik krmh ortu aku,suamiku mau saya masak sendiri .apa ngga papa lo 1 rmh dg ortu.tp aku msak sendiri dg kompor sendiri jg,ngga gabung sm ortu.

  26. Assalamualaikum.. Symw tanya sy seorang istri sy mpunyai orgtua yaitu bapak, krn ibu sy sudah tiada..masalahnya bpk sy ini org yg sllu marah2 kl mnta ato kbtuhannya tdk trpnuhi dan sllu mnuntut uang kpda sy, sdangkn dmta dy sy sllu slah pdhal qt sudah mlkukan yg trbaik untk dy sprti ksh uang, biayai kl sakit pkoknya smua kbtuhannya coba sy tangani dan mnsehatinya untk tdk mrah2 dan seenaknya tp ttp dianggap slah blng ngtur2 hdup dy dan blng anak durhaka pkokny bwaannya benci trus sm sy dn suami.. Smpe2 suami sy sm skali tdk mw ktmu dn kmunikasi lg karna kbaikan qt slma ini dianggap tdk ada artinya, dan sllu sesuka dy marah maki dg mngungkit msa kecil sy.. Sy mw tny kl skrg sy jd cuek gmn hukumnya? Salah ƍäk sy krna sy jg g enak sm suami ksian, malu dn kpikiran akn prasaannya.. Sy sedih dan bngung hrs bgaimana.. Trmksih

    1. Wa alaikumussalam Bunda

      Bunda tidak ada kewajiban untuk menafkahi orang tua, apalagi ayah
      karena suami ( disini berarti ayah dari bunda) adalah kepala keluarga dari keluarganya

  27. Assalamualaikum admin,
    Sy seorang istri juga ingin menanyakan perihal yg sy alami saat ini,
    Sy sudah menikah hampir 2th, sebelumnya sudah saling kenal lebih dr 2th juga,
    Saat ini sy bekerja, suami juga, dan kondisinya sekarang gaji sy jauh lebih besar dari suami, dan yg terjadi saat ini, belanja bulanan, belanja bulanan mertua, dan orang tua sy, semua sy yg membelikan, dan suami sy bisa dibilang boros, krn dia sering minta dibelikan macam2 (misal brg elektronik, hp, dan brg2 yg bersangkutan dgn hobi lainnya), hingga terkadang gaji sy habis (sy menabung dgn sistem autodebet, jadi uang sy lgsg tertarik ke rek. Tabungan lain) jd sy kesulitan saat memberi ke orang tua sy,
    Masalahnya muncul disini, sy masih pny adik yg sekolah, ayah sy hanya buruh lepas yg bahkan terkadang ayah sy tdk bekerja, jd otomatis orgtua sering meminta bantuan ke sy, untuk makan sehari2, atau biaya sekolah adik. Tapi beberapa kali saat orgtua sy meminta uang kpd sy, suami sy terlihat tidak ikhlas, dia marah2 dan beranggapan kl sy sudah menikah kenapa masih di recokin terus, padahal uang itu sy sisihkan dr gaji sy sendiri, sy tidak minta ke suami, apalagi kalau smpai keinginan dia terhalang krn sy memberi ortu, dia pasti ngambek dan kemudian membandingkan sy dgn org tuanya, yg tidak pernah meminta bantuannya, ya mereka tdk pernah meminta bantuan krn mertua sy punya usaha, dan kakak2 suami sy pun jg selalu memberi mertua sy, apalagi mereka sudah tdk ada tanggungan.
    Akhirnya sy jd sering diam2 memberikan uang ke ortu diam2 tanpa sepengetahuan suami, apakah itu salah ?
    Dan salahkah jika sy menegur suami sy krn dia terlalu boros? Gaji suami sy pun juga selalu dia pakai, untuk memberi rutin ke orgtuanya, bayar cicilan motor (pdhl sblmnya sudah pny motor), dan memenuhi hobbynya, sy sering pura2 blg sudah tdk pegang uang baru dia memberi uang ke sy, dan sedikit ngirit, pdhl sy sendiri jg tdk pernah memanjakan diri sy sbg perempuan,
    Belakangan sy mulai merasa krg ikhlas, dan sy mulai kebanyakan bohong masalah uang pd suami krn sy jg ingin membantu org tua sy yg memang sangat butuh, kdg sy merasa tdk ikhlas krn suami bebas memberikan uang kpd org tuanya, sementara sy hrs diam2 dan membagi uang sana sini untuk membantu org tua, slhkah sikap sy yg seperti ini ? Mohon pencerahannya, terimakasih

    1. Bunda Ricca yang Baik

      Sebenarnya untuk masalah keuangan keluarga Bunda itu menjadi tanggung jawab suami dan di dalam islam suami tidak punya hak mencampuri uang yang dimiliki oleh istri.
      Beri penjelasan kepadanya dan tanyakan alasan kepadanya atas sikapnya
      tanyakan apakah pemborosan itu lebih baik daripada membantu manusia apalagi orang ua sendiri.
      tapi ingat dengan cara yang baik-baik

      semoga membantu

  28. Penjelasan yg bagus dan memberikan pemahaman atas persoalan yg membuat banyak orang bingung. Sekarang menjadi lebih jelas bgmn posisi suami dan istri thd orang tua / mertua. Terima kasih.

  29. Assalamualaikum wr.wb nama saya ahmad dan sekarang tinggal di kabupaten lingga.saya ingin bertanya tentang keputusan yang saya ambil.asli saya warga kabupaten kampar (riau) dan merantau dan ikut tes pns di kabupaten lingga agar membahagiakan orang tua kebetulan saya hanya ibu karna ayah ayah sudah lama meninggal sekitar waktu smp dulu.dan alhmadulillah saya lulus tes pns di kabupaten lingga pada tahun 2010 dan pada tahun 2012 saya menikah dan istri saya kebetulan orang kabupaten lingga (kep.riau) dan sekarang saya sudah mempunyai 1 orang anak laki-laki.saya setelah membicarakan kepada istri kalau saya ingin mengajukan pindah tugas ke tempat orang tua saya yaitu di kabupaten kampar.dan dia merespon dia mau ikut juga tapi pada tahun 2018 setelah anak saya berumur 5 tahun,saya pun setuju.dan yang saya tanyakan gimana cara menyampaikan kepada mertua saya agar tidak terjadi salah komunikasi.agar mendapat rrstu dari,mertua saya.sebelumnya terima kasih.wassalam

    1. Bapak Ahmad yang Baik,

      Mungkin utarakan keinginan bapak disaat suasana hati mertua sedang baik merupakan salah satu tipsnya
      bisa juga dengan sedikit menyinggung-nyinggung pembahasan tentang keinginan bapak sedikit demi sedikit kepada mertua sambil melihat bagaimana reaksi dari mereka.

      Semoga membantu

  30. Mba admin sy mau nanya… bagaimana jika orang tua yaitu ibu kita ingin tinggal bersama dangan kira yg sudah berumah tangga namun ibu kita ini terlalu ikut campur dengan urusan tprumahtangga anaknya..selalu mendikte, menakut nakuti seperti contoh jangan seperti iNi itu yg berkaitan dengan sirik krn sy tdk sepaham dengan ibu saya selalu mengutamakan sirik dari pada percaya kekuasaan ALLAH SWT pdhl beliau rajin sholat. Disisi lain sy kasian sm beliau krn sudah tua namun disisi lain sy tidak ingin rumahtangga sy berantakan krn ibu sy. tidak bersyukur atas jerihpayah menantunya juga serta sering menyesali masa lalunya yg tidak menyenangkan sy jd tqkut jika hal ini sampai dilihat dan didengarkan oleh anak2 sy krn bisa berdampak burui bagi perkembangannya. Apakah tidak apa menolaknya tinggal bersma? Atau kita biarkan saja tinggal bersama ? Untuk suami sy mengijinkan tinggal bersama namun sy tidak setuju karena masih ada anak laki lakinya yang lain dan walau begitu sy masih menyisihkan rejeki untuk beliau dr hasil kerja sy. Minta solusinya apakah sikap sy salah? Trims solusinya…

    1. Bunda Ani yang Disayang Allah

      Semoga kemudahan selalu menyertai Bunda

      Menurut kami, selama bunda masih bisa mengatasi masalah jika orang tua tinggal bersama dan itu memang dapat membantu dan menyenangkan hati mereka
      tidak ada salahnya keinginan orang tua bunda dituruti saja, apalagi suami mendukung. Namun coba perbincangkan lagi dengan suami dan jelaskan konsekuensi kekhawatiran bunda tentang apa yang akan terjadi kepada suami.Ini akan membantu untuk menyelesaikan masalah kedepannya.

      Untuk permasalahan tentang keyakinan orang tua, Bunda bisa menasehatinya sedikit demi sedikit, secara perlahan-lahan apalagi jika tinggal serumah. Namun jika bunda melihat bahwa nasihat dari bunda tidak banyak berhasil, Do’a bunda kepada orang tua harus selalu ada

      Semoga membantu

  31. Assalamualaikum saya sekarang tinggal bersama mertua tapi kami membangun rumah bekas kamar suami saya,saya seorang guru dgn gaji minim tapi orng tua saya sering minta ini itu untuk kebutuhan primer.ny itu pun kadang tanpa sepengetahuan suami saya keuangan suami saya du bilang cukup tapi kadang kurang itu sebabny suami saya cari uang sampai toh tohan sementara orng tua saya d rumah jarang bekerja rumah saya berantakan jd kadang saya kesal,suayu hri saya mengancam untuk tidak kasih apa apa klo d rumah masih begitu bahkan bapa saya sakit pun di biarkan oleh ibu saya,berdosakah saya?

    1. Bunda Nurul yang Dimuliakan Allah

      Hadapilah dengan sabar dan cobalah sekuat tenaga untuk menyikapinya dengan lembut dan hati yang tenang
      bantulah semampunya
      Semoga Bunda Nurul diberi kekuatan untuk menghadapi semuanya
      Masalah dosa itu perhitungan Allah, perbanyak lah meminta ampunan-NYA

  32. Assalamualaikum WR WB,

    Saya memiliki pertanyaan seputar suami istri dan ibu mohon sharing pengetahuanya ya 🙂

    ketika saya belum menikah saya bekerja dan membantu orang tuasaya menafkahi anak2 nya dalam arti adik tiri saya di mana masih memiliki ayah yg muda dan sehat (suami baru ibu saya)

    niat saya hanya membantu meringankan beban ibusaya karena suaminya pemalas.

    kini saya sudah berumah tangga yg ekonominya pas pasan,saya tidak bekerja hanya suami yg bekerja, suami saya pun bahkan masih di bantu orang tuanya yg mana seharus nya dia membantu orang tuanya,, kami memiliki satu anak.
    Ibu saya mengharapkan dana yg sebelum nya selalu saya cucurkan ketika saya masih kerja tetap berlanjut, tetapi saya sudah tidak mampu lagi, saya bilang mulai saat ini saya tidak bisa membantu karena saya harus membantu suami saya memanage uang nya untuk cukupi saya dan anak saya, jika saya ada rejeki lebih maka saya akan berbagi se adanya, saya pun terkadang masih kirim uang dari ngumpulin uang jajan dari mertua atau suami, tetapi respon ibusaya cukup negative, sampai mengungkit tentang kewajiban sang anak terhadap ibunya, dia bilang anak berkewajiban menafkahi ibunya dll.
    ketika kesal dan sakit hati karena merasa terpojokan, saya bilang bahwa anak bukanlah investasi dimana ketika dia berumah tangga dia harus mementingkan keluarga kecilnya yaitu suami dan anak, dia tidak senang dengan perkataan saya.

    Pertanyaanya: wajibkah saya menafkahi ibu saya yg dimana masih memiliki suami muda dan sehat dengan keadaan saya adalah seorang istri? berdosakah saya jika saya tidak mampu menafkahinya?

    Bukankah anak itu adalah titipan Allah untuk di lahirkan dan di besarkan, tapi kenapa ibusaya mengungkit telah membesarkan dan melahirkan saya dan berharap ketika saya besar saya berkewajiban menafkahinya?

    ibu saya memiliki 8 anak 5 dari ayah kandung saya dan 3 dari ayah tiri saya, saya anak kelima dari ayah kandung saya. tetapi hanya saya yg seolah2 di wajibkan, tidak terhadap kaka saya yg lain.

    Berdosakah saya jika saya merasa sakithati dan kecewa dengan sikap ibu saya?

    1. Wa alaikumussalam, Bunda Annisa

      Pertanyaan Pertama:
      Bunda tidak diwajibkan untuk menafkahi orang tua dikarenakan yang wajib memberi nafkah adalah Suami dari Ibu Bunda atau Ayah dari Ibu Bunda
      Memberi nafkah itu wajib bagi mereka yang menjadi pemimpin rumah tangga

      Pertanyaan Kedua:
      Untuk berdosa atau tidaknya kami belum mengetahui secara pasti, namun disarankan untuk Bunda mencoba bersabar dan memaafkan serta mendoakan orang tua

      Terima kasih, semoga membantu

  33. Ass Wr Wb ..

    mohon saran dan pendapatnya, sebentar lagi saya menikah, Ortu sudah setuju dan saya pun meyakinkan diri utk ikhlas nikah dengannya. namun saat ini Ortu merasa resah karena takut saya byk beban kalau jd menikah dg cwo tsb karena CaSum saya tulang punggung bahkan setiap bulan harus ada jatahnya utk Ortu dia, bahkan beli pulsa utk nlp dengan Calon Besan pun harus minta.

    apakah saya salah kalau Mertua tdk selalu d berikan jatah bulanan? sedangkan saya mau nikah pun ada dana pinjaman karena mendadak ingin d percepat dg alasan CaSum ingin lebaran sudah punya istri. skrg kan dari pendapatan dia terbagi 3 : cicilan, nafkah Mertua, dan nafkah istri.

    Lalu oleh ortu saya tdk boleh ikut suami karena jauh merantau d Sumatra, dan rencana tahun 2017 suami saya mau pindah k Jkt mengikuti kemauan saya & ortu, hanya saya takut susah lg mencari pekerjaan sedangkan dia meranatu disana sudah jadi kartap dan juga pendapatannya 2x lipat dari saya skrg.

    mohon pencerahannya yaa.

    Terimakasih

    1. Saudari NN
      semoga diberi kelancaran oleh Allah dalam setiap urusan

      Pemberian jatah bulanan suami kepada orang tuanya adalah setelah keluarganya sendiri tercukupi
      kami rasa, tidak ada salahnya suami memberikan sebagian hasil upayanya kepada keluarga namun setelah mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya.

      Masalah kekhawatiran orang tua saudari NN itu lumrah, sebagian dari mereka akan selalu merasa khuatir terhadap putrinya yang akan menikah. Yang menjadi poin disini adalah jika telah menikah nantinya yakinkan pada orang tua pada mertua bahwa Anda dan suami dapat membina rumah tangga yang mandiri.

      Untuk masalah pindah domisili, ada baiknya ini didiskusikan lagi dengan calon suami, karena ini merupakan hal intern yang akan mempengaruhi Saudari dan suami kelak

      Semoga membantu

  34. Adapun mengenai ketaatan, setelah menikah, wanita sholihah wajib taat pada suami dan tetap wajib berbuat baik pada orang tua.

    Berdasarkan penjelasan tersebut saya mau tnya persentasenya brp??
    Terima kasih

    1. Saat wanita sudah menikah ke suami ia wajib taat untuk perkara wajib & mubah.
      Saat wanita sudah menikah ke orang tua ia wajib tetap berbuat baik.

      Taat dan berbuat baik bukanlah sesuatu yang sama sehingga tidak bisa dibandingkan apalagi dinilai persentasenya.

      🙂

  35. Assalamu alaikum. Sy seorang istri yg sedang hamil anak pertama d usia kandungan 7bln.selama sy hamil sy dan suami sepakat untk tggl d rmh ortu sy dan stlh hamil baru sy dan suami tggl d rmh mertua.tp satu mggu yg lalu suami sy pergi ke tukang urut, suami sy d brithu klo sy dan suami d dlm tubuh ada setannya.kemudian suami sy mnyruh sy untk pindah ke rmh mertua tp sy tdk mau dan mnta waktu kpd suami sy untk tggl drmh ortu sy sampai sy mlhirkan..dg alasan sy lbih nyman apabila mlhirkaan d tmpt ortu sy.tp suami sy ttp tdk mau dan meninggalkan sy.sy mencoba mghbgi suami sy tp suami sy tdk pernah mau mmbri kbar atau mengangkat telp sy.mertua sy jg tdk pernah mau mengangkat telp sy.jd seolah sudah tdk urusan lg dg sy.sy ingin mediasi agar ada solusi diambil jalan tengahnya n legowo.tp suami sy ttp mghilang.sy mnta solusinya.sy harus bgmn?terima ksih

    1. Semoga Bunda Uun diberi Kekuatan menghadapi setiap masalah

      Jika suami sudah bertingkah seperti itu, mungkin ada baiknya bunda mencoba mendiskusikannya dengan orang tua dan atau mertua.
      Suami yang lebih percaya perkataan tukang urut yang belum jelas kebenarannya kami rasa sudah bertindak irrasional dengan menelantarkan istrinya sendiri

      Semoga membantu

  36. dear admin,,mau tny,bgmna menghdpi suami yg serg bhg, suka umpetin hp,suka maen dan lebih mentingin temn2nya?salahkah kalo sy marah?
    sya pekerja dan punya 1 anak, msh tgl dg mertua.kdg pgn ngontrak tp sptnya keuangan blm mencukupi,apalg suami yang hampir ga prnah drumah.untuk kbthan rumah,stp gjian sy belanja wlw blm bisa untuk kbthan 1 bulan..untuk makan msh mertua,krn gji sy msh kecil,sedang suami jrg kasih uang,,mlh kdg minta sma saya.apa yg hrus sy lakukan agar suami mau mencari kerja sampingan?
    bgmna kiat agar sy tambah sabar menghdpi suami?

    1. Bunda Vhee yang Baik
      Untuk masalah yang bunda hadapi, tiada jalan lain kecuali mendiskusikannya dengan suami
      bincangkan apa yang bunda alami dan rasakan dengan cara yang baik…
      Bunda dan suami adalah satu keluarga dan keluarga itu diharuskan memiliki komunikasi yang baik.

      Semoga membantu

  37. Lah kalo saya, udah nikah tinggal masih d rumah ibu saya karena suami saya mengalah,krn saya memohon untuk tinggal d bersama orangtua saya, tapi ibu saya kadang mungkin maksudnya baik ingin membantu atau gimana tapi, saya menolak krn suami saya berpesan walau tinggal d rmh ibu saya, saya harus mandiri jangan ngerepotin ibu, segala sesuatu harus bayar sendiri dengan uang bulanan yg suami saya beri,apa lagi buat kebutuhan anak kami, tp ibu saya memaksa kadang saya d suruh ibu saya berbohong k suami saya klo semua ini yg beli saya padahal yang beli ibu saya, kadang ibu saya jadi marah k saya kalo saya tolak lalu ibu saya bilang udah kamu jangan ngelawan anak durhaka lah,jangan ngebantah nanti kamu di laknat Allah, lah memang ibu saya dr sebelum saya nikah mulutnya mudah sekali nyumpahin anak2 nya durhaka,neraka,di laknat padahal saya bingung emang nya saya ngapain, kalo ada kata2 saya yg beliau ngga suka wlw saya bilang dengan santun tetap sumpah serapah itu mudah keluar dr mulut ibu saya. Nah skrng saya.telah menikah saya dan suami ttp ber usaha berbuat baik k ortu saya tp tetep saja mulut ibu saya bgtu suka sumpah serapah k saya waktu itu pernah saya mengutarakan loh bu, bukan nya wanita kalo menikah wajib taat nya sm kata2 suami, surga nya istri kalo sholat 5 waktu,puasa d bulan ramadhan,menjaga kehormatan nya,dan patuh terhadap suami. Lalu ibu saya membantah alah suami apa kan saya yang besarin kamu itu lah yang bikin anak ngga punya hati kepada orang tua nya walau udah d besarin d beri fasilitas, aku hanya diam dan bicara dalam hati bukan nya selama ini suamiku mengalah karen aku memohon untuk tinggal bersama keluarga ku kalo suamiku jahat bisa saja suamiku memaksa aku tinggal d rumah orang tua suami, bukan kah itu termasuk berbuat baik kpd orang tua saya, suami saya selalu bersikap baik kpd ortu saya walau kadang ada rasa tidak senang ke ibu saya, suami saya suami yg tanggung jawab melarang istrinya merepotkan orang tua saya, wlw kami tinggal d rumah orang tua saya. Tp kenapa ya mulut ibu saya begtu

    1. meski ibu bunda demikian, coba selalu doakan, mintakan kepada Tuhan agar ibu bunda dapat berubah.
      memang terkadang watak/karakter yang sudah terbentuk susah untuk diubah.

      tidak ada yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan orang tua, kita tidak bisa mengharapkan kepada ortu untuk menjadi sempurna.

      Doakanlah, semoga dengan didoakan, ibu Bunda menjadi jiwa yang lebih santun dan penuh keberkahan

  38. Asalamualaikum … hal yg saya alami sekarang sangatlah berat … saya sebagai suami yg tinggal dirumah istri (mertua saya) karena istri saya anak tunggal dan kami saat ini dikaruniai seorang anak laki laki .. tapi kehidupan kami disana selalu diatur dengan mertua dan selalu ikut campur dengan masalah pribadi kami .. padahal kami sudah menikah .. dan yg lebih parahnya lagi saya seakan di anggap musuh atau mempunyai salah yg amat besar dengan mertua saya .. makan saya tidak pernah ditawarkan .. sampai barang ada yg rusak padahal saya tidak memakai tapi saya yg disalahkan .. pertanyaan saya apa saya harus keluar dari rumah mertua saya walau dilarang dan ujung ujungnya nanti saya tambah di benci .. terimakasih wasalamualaikum wrwb

    1. Wa ‘alaikumussalam wa rohmatuallah

      Mempertahankan keluarga/rumahtangga bapak lebih penting dari pada mempertahankan kemauan mertua.
      beri penjelasan dan tanyakan apa yang salah dengan bapak sehingga mertua bersikap demikian. jika memang diskusi tidak memberikan manfaat, Bapak bisa coba untuk membina rumah tangga sendiri dengan berpisah dari mertua.

      Semoga membantu

  39. Sy minta saranx,
    8 bln sy sdh pisah rmh sma suami sya,Ortu sy tidak merestui sy kembali ke suami sya,sya bigung di satu sisi tidak mau nyakiti ortu di satu sisi sya mau kembali bermh tgga…
    Ad suatu hal yg kluarga sya ga suka sma suami sy,suami sy kurang tggung jwabx kpd ank istri dia msh suka senang – senang kumpul sma temanx minuman alkohol,bahkn pkai barang yg dilarang,uang hasil kerja tidak mencukupi dirmh tgga kmi
    Ortu dri suami sllu bela klkuan ankx,ga brni marahi ankx sllu yg terkena imbasx sya dpt omongn ga bgus dri mertua,8thn sy bermh tgga teknan batin sy dpt dlm 1 rmh dgn mertua,
    Skrg sy dan ank sy tinggal sma ortu sy,
    Gimn solusix?pilih ortu ap sy kembli ke suami sy

    1. Bunda yang dikasihi,
      Jika melihat apa yang bunda sampaikan dan diperhitungkan suami tidak ada sedikitpun sikap mau berubah
      mungkin berpisar adalah pilihan yang terbaik
      Logikanya, jika orang itu mau benar-benar berumah tangga, ia akan berusaha menjadikan rumah-tangganya atau orang yang ia sayangi dalam berumah tangga mendapatkan ketentraman, kenyamanan, kehidupan yang bahagia, namun jika seseorang tidak memiliki rasa, niat, usaha untuk menuju kesana berarti orang tersebut tidak bersungguh-sungguh dalam membina rumahtangga dan mencintai apa yang ada di dalamnya

      Semoga membantu

  40. dear admin..
    Saya seorg ank prmpuan yg sudah menikah, dr sy blm mnikah sy sring mngrim uang tuk ibu sy yg janda, tp skr ibu sy sdh menikah lg tp suaminy tdk bkerja akhirnya sy tetap mngrmkn uang tuk ibu sy scra diam2 tnp spngthuan swmi sy,pdhl suami sy melarang nya tp krn sy pikir itu adlah uang gaji sy yg sy krim tuk ibu sy bukan nfkah dr swmi jd sy merasa biasa2 sja..
    Pertnyaan nya :
    1. apa hukum nya sy yg masih menafkahi ibu saya padahal ibu sy mempunyai suami yg kuat bkerja tp malas mencari??
    2. dosakah sy yg mengrimkan uang kpd ibu sy scra diam2 dblkang swmi tp itu uang tabungan sy sndri bkn nafkah dr swami?
    3. dosakah sy yg membohongi suami atas penghasilan sy sndri, krn sya ingin mnabung sndri dan klo suatu saat sy perlu tdk harus izin kpd swmi krn itu uang sy sndri?
    4. walaupun sy mampu untuk slu mngrim uang tuk ibu sy dosakah kalo sy tidak mw mngrim uang krn ibu sy ada suami?
    5. apa hukumnya suami yang melarang istri mengrim uang ke ibu istri pdhl itu uang gaji istri sndri dan ibu istri benar2 kesulitan dr segi apapun?

    Terimakasih mhon jwbn nya

    1. Semoga Bunda Tita diberi kesabaran dan kekutan untuk menghadapi masalah yang sedang dihadapi

      untuk jawaban yang no 1, Hukumnya sah sah saja, karena memang Anak diperbolehkan memberi bantuan kepada orang tuanya walau sudah menikah dengan seizin suami
      jawaban no 2, Jika uang yang dipakai adalah uang Bunda sendiri itu tidak mengapa. Masalah dosa kami tidak bisa memberikan jawabannya. Namun yang jelas, jika sembunyi sembunyi pada akhirnya itu akan menimbulkan kebohongan ( berbohong jika suatu saat dijawab suami agar tidak ketahuan jika bunda memberikan sesuatu kepada ibu) inilah yang bisa membawa masalah
      Jawaban no 3, Berbohong jelas berdosa, tapi memberikan sesuatu kepada ibu dari harta bunda sendiri itu tidak mengapa
      Jawaban no 4, Bunda tidak bertanggung jawab untuk menafkahi orang tua (disini ibu) karena kewajiban menafkahi ada pada suami/kepala rumahtangga pada keluarga tersebut (disini adalah suami dari ibu Bunda)
      Jawaban no 5, Suami tidak memiliki hak untuk menggunakan atau melarang pengunaan harta istri ( Namun jiak bunda melangkahi larangan suami yang dikhawatirkan nantinya akan berujung keretakan rumah tangga, ini masalah lain)

      Terima kasih semoga membantu

  41. Assalamualaikum..
    Dear admin.. Mau tanya, q tinggal 1 atap dg 3 kepala keluarga (aq dan suami, ibuku dan kakaku yg blm mnikah, dan kakak prtmaku’ anak dan istrinya).
    Kta orang, pamali kalo 1 atap 3keluarga. Baiknya itu misah.. Q pngen tinggal drumah mrtuaku yg cm 1keluarga saja. Tp ibuku melarangku tinggal brsama mertuaku. Pdhl mertuaku itu baik skali. Hanya sj meMang keadaan ekonominya tdk sprt ibuku. Sy sdg hamil 8bln. Ingin skali pindah krumah mertuaku. Suamiku pun mengajakku tinggal dirumah ibunya. Tp itu ibuku tetap sj melarangku. Pdhal jarak rumah suamiku dan tempat kerjanya sgt dkat. Drpd dari rumahku smpai tempat krjanya. Q bingung bgt min.. Gimana aq ngomong sm ibuku nyaa.. Please coment min.. Butuh pencerahan

    1. coba tanyakan kepada ibu Bunda, mengapa beliau melarang kepindahan Bunda..
      semoga mendapat pemecahannya

      Trims

  42. Assalamuallaikum min sayaingin tahu bagaimana caranya menghadapi seorang ibu yang suka bantuin adik2 nya sampe sampe utang sna sni dan bantuin ngasih uang nya , itu pake uang suaminya . kalo ibu itu ingin membantu orang tua nya tidak masalah tetapi ini membantu ekonomi adik adiknya yang sudah pada berstatus menikah. Terimakasin?

    1. Selama Rumahtangga sang ibu baik-baik saja dan suami dari sang ibu juga tidak mempermasalahkannya, kami rasa itu tidak mengapa

      Terima kasih

  43. Asalamualakum admin.
    Saya butuh pencerahannya admin.
    Saya sama cwo saya rencana mau nikah nih,yg jadi masalah adalah cwo saya kaya yg kurang suka gitu sama ucapan ibu saya,soalnya ibu saya pernah bilang “kalo kalian menikah,mama sama adek mau ikut kalian aja” sedangkan cwo saya juga masih ngekos sekarang.
    yg cowo saya takutin dia takut gak sanggup buat biayain ibu sama ade saya,di tambah lagi selama 3 tahun yg biayain ibu sama ade adalah saya jadi ibu saya gak bisa mungkin tanpa saya,,di karnakan ayah saya udah lama meninggal,punya bapak tiri gak punya kerjaan,eh udah gitu malah ninggalin kabur.
    Saya udah saranin ke cowo saya “mending masing masing kerja walaupun kita udah nikah”
    tapi dia malah jawab “sampe kapan kamu mau kerja,gmana kalo kamu malah sibuk sama kerja kamu & bagaimana kalo kita entar punya anak,siapa yg merhatiin dia.? ”
    Memang sih jam kerja saya,dari jam 7 pagi sampe jam 6 magrib,kerja di pabrik.
    Malah dia juga bilang,mama kamu kan masih muda,knapa gak kerja,cman ngandalin kamu aja,memang ibu saya masih 35 thun,tapi saya gak tega kalo ibu saya hrus kerja..
    Saya pun cerita tentang keluhan cowo saya,tapi ibu saya malah bilang dia bukan cowo yg baik.
    Tapi pdahal dia baik,malahan dia juga suka nitipin uang buat kebutuhan ibu saya kepada saya.

    Menurut admin saya saya harus gmana.?
    Batalin rencana buat nikah nya,atau harus gmana ya.?
    Terimakasih..

    1. Wa ‘alaikumussalam Sist Lulu

      Menurut kami, jika perencanaan menikah sudah matang, ada baiknya tetap dilanjutkan saja
      adapun masalah yang dihadapi, coba sist lulu meminta saran kepada ibu, tanyakan kepada ibu, bagaimana pendapatnya tentang berhentinya bunda dari kerjaan jika sudah menikah dan kemungkinan berkurangnya “jatah” untuk ibu karena hanya suami yang bekerja. Insha allah nanti Sist bisa mengambil keputusan jika telah mendengar jawaban ibu.

      sedangkan kepada suami, katakan padanya bahwa rezeki itu sudah diatur, manusia hanya bertugas berusaha, yakin dengan itu dan yakinlah bahwa membina rumah tangga juga sudah ada aturan rezekinya juga

      semoga membantu

  44. Assalamu’alaikum
    Mba admin mohon pendapatnya..
    Ibu mertua sy sering kali menelpon anaknya untuk memintanya melakukan sesuatu spt menjemput dan mengantarkan anggota klga mereka, spt kakaknya (pdhl kk nya sdh menikah, bkn kah Suami nya yg lbh berkewajiban utk itu?) Atau menjemput adiknya yg masih bersekolah, ayahnya, dll. Sy tau Suami sy tdk mungkin menolak permintaan ibu nya, tp terkadang krn memenuhi permintaan Ibu nya dia jd mengantarkan tanggungjawabnya pd saya dan anak2. Kondisi nya saat ini sy br saja melahirkan anak kami yg kedua n blm sanggup mengerjakan pekerjaan rumah krn luka operasi, nah ketika ibunya menelpon dan dia langsung bergegas pergi, dia meninggalkan sy n anak2 begitu sj, tanpa mempertimbangkan kondisi di rumah saat itu. Sy tau posisi sy sbg istri tp sy sedih krn tdk di utamakan oleh Suami terutama di saat sy lbh membutuhkannya Dr pd Ibu mertua. Salahkah sikap Suami yg spt itu? Salahkah sy jika sy ingin protes pd Suami? Bgmn cara menasehatinya?

    1. Wa ‘alaikumussalam wa rohmatuallah

      Semoga Bunda diberi kesabaran hati yang luas dan selamat atas kelahirannya

      Sikap suami yang seperti demikian jika memang sampai melepas tanggungnya sebagai kepala keluarga jelas kurang tepat
      dan seandainya Bunda ingin protes dengan suami pun boleh dan sah sah saja.

      Yang perlu ditekankan disini adalah bagaimana Bunda menyampaikannya kepada suami.
      sebisa mungkin ketika Bunda menyampaikan uneg2 Bunda tidak sampai menyinggung suami atau ketika menyampaikannya pada saat mood suami tidak bagus.

      ada petuah bijak ” … dengan lembut atau dengan tegas/keras, mana yang lebih bermanfaat”
      jadi disini bisa disimpulkan, carilah waktu yang tepat dan cara yang pas ketika ingin mendiskusikan sesuatu dengan suami.

      Semoga membantu

  45. Dear admin,

    Saya ingin bertanya.Saya seorang suami yang sudah menikah selama 7 tahun memiliki 2 anak dan istri yang sudah tidak bekerja lagi.selama ini saya rutin membantu mertua saya dari sisi keuangan karena memang kondisi nya mertua saya tidak mencukupi karena istri saya masih ada adek dan abang,tapi bagi saya itu tidak menjadi masalah karena memang kondisi nya saya pada waktu itu mampu buat membantu,sekarang kondisi nya adalah keuangan saya juga lagi tidak stabil untuk mencukupi kebutuhan keluarga (anak dan istri ) kadang masih harus berutang.sekarang saya sangat sedih melihat istri saya dimana istri saya selalu dibilang anak durhaka,tidak bisa balas budi dan tidak punya otak oleh mertua hanya gara2 tidak dapat membantu banyak keuangan yang kali ini untuk pesta abang nya yang ingin melaksanakan syukuran pernikahan padahal itu sudah maksimal yang bisa saya bantu dari seorang suami kepada mertua buat meringankan beban.mertua saya malah membandingkan kenapa pada waktu adek perempuan saya yang menikah saya bisa membantu keuangan yang besar,padahal saya bantu adek perepuan saya nikah itu pun saya berutang karena saya jarang bantu orang tua saya sendiri.pertanyaannya : berdosakah istri dan saya dimana saya selaku suami sudah berusaha membantu tetapi tetap tidak di anggap oleh mertua?padahal apa yang sudah bantu selama ini iklas lillahi taala.

    1. Bapak Haikal yang Terhormat

      Apa yang bapak lakukan sudah benar, berusaha berbakti, membantu semaksimal mungkin.
      adapun sikap orang tua ( mertua ) yang ingin lebih ini adalah wujud emosional negatif bukan sesuatu yang berlandaskan jalur agama, jadi menurut kami insha allah bapak tidak berdosa ( Dosa dan tidak Allah yang menentukan )

      Semoga jawaban kami dapat memberi ketenangan kepada Bapak
      Terima kasih

  46. Sebelum menikah saya slalu memberi atau menyisihkan uang dr gaji saya untuk mama dan adik saya hampir setengah dr gaji saya,setelah menikah mama saya maunya saya harus kasih uang terus. Dan suami keberatan kalau setiap bulan masih kasih uang ke orang tua saya, sedangkan dia jarang memberi uang ke orang tuanya. Saya berfikiran bahwa saya harus menurut kepada suami, tapi disisi lain saya juga harus berbakti ke orang tua saya. Mohon pencerahannya mba.. terimakasih

    1. Bunda Tia yang Penyabar

      Sebelumnya apakah orang tua Bunda sudah tidak memiliki penghasilan sama sekali? Jika masih, Bunda tidak memiliki Kewajiban untuk selalu memberi uang kepada orang tua, walau jika seandainya orang tua bunda kurang dalam hal ekonomi ada baiknya Bunda membantu ( dengan seizin suami jika menggunakan uang suami atau tanpa seizin suami diperbolehkan jika memang harta Bunda sendiri)

      Bunda memang harus berbakti dan nurut kepada suami tetapi perlu diingat Bunda juga memiliki tanggung jawab untuk berbakti dan berbuat kebaikan kepada orang tua. Bunda harus bisa mengatur agar keduanya seimbang.

      Terima kasih, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan

  47. Assalamualaikum,mohon pencerahannya, saya seorang suami, menikah sdh hampir 2 thn dan dikaruniai 1 putri usia 8bln, mertua saya menginginkan saya dan istri pindah kt4 mereka (org tua istri). Dan dicarikan pekerjaan disana dgn alasan penghasilan lebih besar jaminan kehidupan kedepan lbh baik,saya menolak karena saya blm sreg dgn keadaan disana, saat saya menolak istri saya sll ditekan oleh org tuanya tersebut, alasan lain saya tdk maw pindah karena org tua saya menginginkan saya ttp tinggal bersama mereka, saat menolak selalu saja istri saya ditekan, saya juga ingin berbakti kpd org tua saya dgn ttp tinggal bersama mereka, walaupun saya blm bs kasih apa2 kepd org tua saya, disisi lain saya merasa hak atas istri saya telah dicampuri karena pemaksaan pindah tersebut, saya tau tujuan mertua saya baik untuk kami.mohon pencerahannya

    1. Bapak Agung Yang Baik

      Adapun keputusan tetap berada di tangan bapak, namun karena menyangkut dua keluarga. Ada baiknya coba beri pengertian kepada mereka ( orang tua istri)
      Yainkan pada mereka, bahwa Anda berusaha untuk mandiri dan mencoba menjalani dan membina rumah tangga atas jerih payah Anda dan istri. Beri mereka pengertian untuk memberikan Anda kesempatan.

      Semoga Berjalan dengan baik

  48. Assalamualaikum, mohon solusinya bila ada saran. Pernikahan saya telah 2 tahun berjalan, ujian datang ketika istri tidak mau ikut pindah dirumah kpr yang telah kami miliki.
    Karena alasan anak masih kecil sekitar 1,5 tahun dan juga istri kerja karena karir dan ingin mandiri dalam finansial namun anak tidak ada yang jaga dan harus tinggal dirumah ibunya yang bisa merawatnya.
    Jadi saya sebagai suami terkadang harus tidur dirumah mertua terkadang tidur di rumah baru kami. Sehingga saya sebagai suami merasa diabaikan akan hak saya dan istri terkadang lupa akan kewajibannya, Saya ingin istri berhenti kerja fokus ke anak dan tinggal dirumah baru namun istri menolah, Bagaimana solusinya bila rumah tangga saya seperti ini. Terimakasih sebelumnya. Wlkslm Wr Wb

    1. Waalaikumsalam.
      Sebagaimana kita tahu, setelah menikah, istri wajib patuh pada suami. Andaikan saudara meminta istri berhenti bekerja, maka sepatutnya istri mentaati.
      Namun demikian, perlu dipahami oleh suami, bahwa meski nafkah adalah kewajiban suami, bagi wanita yang biasa berkarir, berhenti bekerja bukan perkara mudah.

      Depend secara finansial dapat membuat istri merasa tidak percaya diri. Terlebih, peralihan dari wanita karir ke ibu rumah tangga bisa membuatnya tertekan karena pekerjaan rumah yang monoton.

      Saran kami, anda berdua bisa mencari asisten rumah tangga agar ada yang menjaga anak saat istri bekerja. Coba juga berikan pengertian bahwa bukan hal yang baik menyuruh ibu menjaga anak anda, sebab ibu sudah direpotkan menjaga istri anda, kenapa harus direpotkan lagi menjaga cucunya?

      Cobalah sampaikan dengan perkataan yang halus.

      Semoga membantu, salam.

  49. Assalamu’alaikum wr.wb
    maaf nih,saya mau nanya…
    saya baru menikah udh 3 bulan…
    mertua saya seperti mengharuskan saya untuk tinggal bersamanya setelah saat punya anak nnti(ngrawat mertua).. disisi lain, aku ngrsa sedih sedangkan suami saya sendirian diperantauan dn tak ada yg merawatnya. Memang suami menyuruh aku untuk tnggl dikampung stlh anak udh umur 5 th dn jg mengurus orangtua suami. Tp ak ngrsa keberatan sdgkn suami aku surga aku tidak ada yang merawatnya diperantaun? Aku harus gimana bu.. mhon penjelasannha

    1. Bunda, Isti yang mulia

      Coba diskusikan kepada suami beberapa kali. Disaat pikiran dan hati jernih
      perhitungkan baik buruk dan mana manfaat yang lebih banyak atas tiap keputusan.
      Jika Bunda muslim, Bunda juga dapat melakukan sholat istikharoh untuk meminta petunjuk kepada Allah

      Semoga Bunda mendapat pilihan yang terbaik
      Terima kasih

  50. Assalamualaiku..
    maaf sy pngn tanya, ada gk dalil nya org tua msh ada hak kpd anak perempuan yg sdh menikah? Dan apa ada pengecualianya..
    maaf min, ini tntg mslh rumh tanggaku yg sdh d ujung tanduk..
    wassalam..

    1. Sepengetahuan kami, setelah menikah, suami lebih berhak atas istrinya ketimbang orang tua istri tersebut.
      Meski demikian, Al-Qur’an juga menyebutkan bahwa anak memiliki kewajiban untuk berbakti kepada orang tua tanpa terkecuali.
      Andaikan sudah menikah sekalipun, wanita maupun pria tetap wajib berbakti pada orang tuanya.
      Singkatnya, seorang wanita menikah, WAJIB TAAT pada SUAMI, dan WAJIB BERBAKTI pada orang tua.

  51. assalamualaikum mba. sy ingin bertanya. orangtua sy berpisah sejak sy SMP, awalnya sy tinggal bersama ayah sy di makassar&adik sy(perempuan) ikut bersama ibu sy kebekasi, tdk lama kemudian ayah sy menyuruh om sy untuk mengambil paksa adik sy dibekasi untk ikut tinggal bersama ayah sy. saat itu adik sy berusia 7thn saat diambil oleh ayah sy tanpa sepengetahuan ibu sy. sejak saat itu ibu sy sdh tdk bisa bertemu dgn sy&adik sy sekalipun krna ayah sy melarang. Pasca lulus SMA(tahun 2015) sy memutuskan ikut dgn ibu sy walaupun ayah sy sempat melarang namun sy rasa sy cukup dewasa untk memilih keputusan&sy jg sdh tdk tahan dgn sikap kasar ayah sy yg suka memukul sy waktu itu. ayah sy sudah menikah 3x & itupun sy hanya tau dari omongan org bkn omongan dari mulut ayah sy. Tahun lalu(februari 2016) sy memutuskan untk menikah. kebetulan suami sy berasal dari makassar, trs kita menikah dibekasi tanpa kehadiran dari pihak keluarga ayah sy jadi sy hanya diwakilkan melalui surat. 1minggu suami sy tinggal drmh ibu sy bersama sy dan setelah itu dia plng kemakassar krna urusan pekerjaan&sy ttp tinggal bersama ibu sy smpai skrng, sy sdh hamil 8bulan bulan ini & selama sy hamil suami sy ttp mengirimkan dana ke sy tp tdk dtng menemui sy. dia akan dtng bulan dpn sebelum sy bersalin katanya. Dan saat ini sy bingung, dia sempat bertanya hal2 tentang selepas sy bersalin apakah sy mau ikut bersama dia tinggal drmh orgtuanya atau tdk. sy sempat menjawab, sy masih belum bisa memastikan untk ikut apa tdk tp sy akan mendiskusikan dl bersama ibu sy. alasan sy menjawab seperti itu krna didasari oleh pemikirin sy sndiri terhadap kondisi ibu sy. sy berpikir ibu sy akan sedih ditinggal oleh sy dan malah hidup sendirian dibekasi sedangkan sy tinggal drmh mertua dimakassar bersama anak sy nntinya dan suami sy. saya takut jika nnti sy menyinggung/ibu sy berpikiran sy akan meninggalkannya dan tdk kembali2 lg. sebenarnya sy hanya ingin suami sy mengerti kalau sy tdk bs meninggalkan ibu sy krna kondisi ibu sy yg single parent dan harus tinggal sndirian drmh, dan diumur sy yg masih muda 19thn sy masih berharap bisa membiayai ibu sy dgn penghasilan sy sndiri. Yg saya ingin tnyakan, apa tindakan sy salah jikalau sy menolak ajakan suami sy untk ikut tinggal dimakassar bersama mertuanya krna sy mementingkan menghargai ibu sy dgn kondisinya yg seperti skrng(krna ibu sy pernah blg ke sy kalau skrng dia hnya memiliki sy, sedangkan adik sy sdh dimiliki ayah sy yg blm tau kpn bs ketemu lg dgn ibu sy). jika mmng salah, adakah jalan yg baik untk sy? krna sy takut jg berdosa dgn suami sy disamping itu jg sy takut membuat hati ibu sy sedih. terima kasih

    1. Waalaikumsalam Bunda, semoga kehamilannya lancar dan dimudahkan persalinannya nanti,
      Membaca tulisan bunda Aliyah, sepertinya suami bunda sifatnya baik dan pengertian. Sebab ia rela jauh dengan istrinya karena tahu istrinya sedang menemani ibu yang hidup sendiri.

      Andaikan suami mengajak tinggal bersamanya, itu adalah hak suami. Seorang istri sudah semestinya mematuhi suaminya.

      Terkait ibu yang sudah lama berpisah dengan anaknya (dan ada kemungkinan berpisah lagi), barangkali bisa dibicarakan baik-baik dengan suami. Jikalau suami memang mengharuskan ikut dengannya, mungkin ibu bisa diajak tinggal bersama sekalian di Makassar.

      Hanya saja jika suami masih menumpang di rumah mertua, perlu dipahami bahwa ibu Bunda Aliyah kemungkinan akan malu jika harus numpang di rumah besannya. Jika memungkinkan, tinggallah terpisah dengan mertua.

      Jika mertua memang harus tinggal bersama suami bunda karena kondisi khusus, usahakan pindah ke rumah sendiri (beli atau mengontrak tidak masalah) sehingga ibu dari bunda Aliyah tidak merasa malu karena tidak harus menumpang di besannya.

      Andaikan ibu tidak mau ikut karena kondisi tertentu, cobalah bicarakan bersama dengan suami. Bicaralah dengan cara bertanya dan meminta solusi pada suami, bukan dengan cara mengajukan permintaan yang sifatnya memaksa suami agar menuruti keinginan istri.

      Buat suami memahami posisi bunda namun tetap tunjukkan padanya bahwa jika memang harus ikut, maka bundapun siap. Memang tidak mudah, tapi dengan musyawarah insyaallah akan mendapat jalan keluar yang baik. Jangan lupa untuk tetap berdoa.

  52. Gimana ya cara mendewasakan istri. Saya bingung karena istri saya kalo ada masalah pasti ngomong ortu,ada apa apa panggil ortu,ribut pengin mati/balik ke ortu ,rasanya rumah tanggaku gak tenang,ortu nya ikut campur kalo setiap rumah tanggaku ada masalah sebab istri laporan terus. Udah di bilangin jgan bentar bentar sama orang tua. Kita udh pnya kluarga sndiri udh ada anak. Tapi susah di bilangin. Saya sbg suami merasa sprti gk menikah. Seperti pacaran. Seolah olah aku gak ada tanggung jawab abg kepala rumah tangga

    1. Jika istri tidak mentaati suami (dalam koridor kebaikan), suami bisa mengambil tindakan Nusyuz atau pisah tempat tidur dengan harapan istri bisa instropeksi diri. Andaikan sedang pisah tempat tidur, berusahalah untuk tidak meminta istri melayani “hubungan intim” karena jika demikan, tak ada gunanya pisah tempat tidur. Istri akan selalu merasa dibutuhkan. Tidurlah terpisah selama beberapa waktu agar istri bisa lebih berpikir.

      Namun perlu diingat bahwa suami hanya boleh menghukumnya dengan pisah tempat tidur. Adapun perlakuan suami di luar kamar tidur, yang diperhatikan anak, atau orang tua, suami tetap harus bersikap baik pada istri untuk menjaga kehormatannya.

      Terimakasih.

      1. Saya dan suami sdh memiliki rmh…. Mertua saya sering kerumah saya…. Memang kmr sy n suami jarang sy kunci n sy tinggal kerja sampai sore…. Tp mertua sy mama…. Sering klr masuk padahal sy ingin pny room privat buat sy n suami… Sy hrs gimana mb

  53. Bagaimana kalo nurut suami tp istri jadi diputuskan hubungan na sebagai anak oleh orang tua na cuma gara2 suami ga mau diajak tinggal dirumah istri na dan ga mau diajak pindah dari rumah orang tua na

    1. Bunda, Ayu

      untuk permasalahan bunda, ada baiknya dibincangkan/dimusyawarahkan bersama.
      Umumnya, ketika berumah tangga itu menjalin ikatan positif antara pasangan dan antara keluarga pasangan. Jika tidak terjalin hal positif
      tentunya ada sesuatu yang “terlewatkan”

      Musyawarah/diskusi mencari jalan keluar bersama adalah jalan yang terbaik.

      Semoga bermanfaat

  54. Assalamualaikum admin.
    Mohon pencerahannya admin…
    Saya seorang cowok anak ke 4 dr 4 saudara.
    calon istri anak ke 4 dari 4 saudara. Dzwkuan dari kecil dirawat dan dibesarkan oleh adex dari ibu kandung.
    sudah berencana untuk menikah dengan seorang wanita.
    tetapi ibu saya tidak merestui jika saya harus tinggal bersama mertua ataupun tinggal di daerah kota mertua setelah menikah ? Sikap saya harus gimana admin
    sementara saya sudah membicarakan kepada calon istri setelah menikah dia ikut saya..akan tetapi calon istri ini masih bekeinginan utk tgl sm org tuanya utk merawat dan meneruskan usaha orangtuanya. Satu sisi saya sebagai anak harus merawat ke dua orang tua saya yang sudah sakit dan sudah berumur.
    mohon pencerahannya admin..
    terima kasih

  55. assalamualaikum admin
    saya seorang suami, sudah menikah sekitar hampir 2 tahun, sudah punya anak
    saya punya masalah, dulu saya pernah sempat tinggal bersama mertua selama 6 bulan, tapi selama saya ikut mertua, saya seperti di anggap serba salah, apapun yang saya perbuat mertua saya selalu melarang dan ikut campur ,, padahal yang saya perbuat itu adalah kewajiban suami untuk memenuhi rumah tangga nya, saya juga sudah bicara pada istri kalau saya gak betah kalau trus seperti ini,
    karena saya selalu tertekan akhirnya saya cari kontrakan, namun baru 5 bulan mengontrak mertua menyuruh saya dan istri balik lagi ke rumah, tapi saya menolak, istri saya malah nurut aja sama orang tua nya .. lha mulai dari sini saya sering cekcok sama mertua dan istri karena saya sebagai suami seperti tidak ada harga dirinya, karena apapun yang saya perbuat mertua selalu ikut campur .. istri malah lebih sering nurut omongan orang tua daripada saya

    mohon pencerahannya, terima kasih

    1. Wa’alaikumsalam,
      Meski ia sudah menjadi milik Anda, tetaplah perkara sulit jika harus pindah kontrakan sementara orang tua melarangnya.

      Namun sebagai suami, milikilah ketegasan. Tunjukkanlah ketegasan itu padanya. Katakan padanya bahwa Anda tidak bersedia tinggal di rumah mertua.

      Jika istri malah balik ke rumah mertua, kenapa Anda juga ikut tinggal di sana? Jangan merasa menjadi korban jika itu terjadi karena ketidaktegasan Anda sebagai suami.

      Tetaplah tinggal di kontrakan dan jangan ikut/jemput istri di rumah orang tuanya jika istri masih ngotot mau tinggal di rumah orangtuanya. Pada umumnya istri akan segan membantah jika suaminya tegas.

      Tapi mohon diingat, lakukanlah dengan cara yang baik. Tak perlu adegan drama dengan berteriak atau berkata kasar pada istri. Hindariah konflik. Apalagi dengan mertua, jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati mereka.

      Katakan pada istri dan mertua alasan anda memilih hidup di kontrakan, misalkan ingin belajar hidup mandiri bersama istri, ingin memiliki privacy, dll. Katakanlah dengan cara halus tapi tegas. Jangan terlalu banyak alasan, katakanlah alasan pentingnya saja untuk meminimalisir perdebatan.

      Dan jika istri sudah bersedia tinggal di kontrakan, berusahalah menjadi suami yang baik baginya supaya istri merasa bahwa tinggal bersama Anda di kontrakan adalah pilihan yang sangat tepat.

  56. Assalamu’alaikum
    Saya laki laki ud menikah punya anak 3
    Saya tiga bersaudara
    Tetapi orang tua kami ud cerai
    Setahun lalu ayah kami kn stroke
    Yang dr awal d rawat d kampung hingga akhirnya dibawa ke rumah kami di kota
    Saya kira awalnya kami akan gantian merawat dg adik yg no 2 yg sama sama tinggal di kota
    Tetapi ud setahun lebih hanya saya yang merawat ayah
    Suatu hari saya sakit,istri sedang hamil muda,saya cb meminta tlg adik saya untuk gantiian merawat ayah,tp ternyata di tolak mentah-mentah dg berbagai alasan
    Setelah itu ,saya dg istri suka ribut perihal kondisi ayah saya tersebut
    Selalu saja hal itu membayangi rumah tangga kami

    Apa yang harus saya lakukan? Pilihan ke siapa yg harus saya pilih?

    1. Wa’alaikumsalam,
      Tak perlu harus memilih salah satu. Karena Anda memang berkewajiban merawat orang tua sekaligus mendidik istri agar tahu bahwa suaminya melakukan hal baik.

      Tetap berikan perhatian cukup ke istri karena bisa jadi sejak kedatangan ayah mertua ke rumahnya, perhatian suami berkurang drastis. Bantu istri belajar menerima situasi dengan berpikir dari segi pandang istri dalam hal apapun ketika menyangkut ayah anda.

      Sering-seringlah melakukannya, karena belajar berpikir di posisi pasangan akan memudahkan kita mengetahui bagaimana perasaannya. Jika pemahaman kita pada perasaan pasangan bagus, akan memudahkan dalam bersikap dan memutuskan sesuatu yang sekitanya mendekati harapan pasangan.

  57. Alhamdulillah..rb…alamim…!
    Yg pertama sekali saya ber trimkasih atas impormasi dan penjelasan nya
    Semoga ummat’ islam yg sebelum dan sesudah mendapat ridho allah
    Aminnn
    Tidak panjang lebar lagi semoga kita mendapat kan apa yg kita harapkan di dunia dan di akhirat klak
    Subhanallah maha suci allah…
    Manusia adalah makhluk dan makhluk adalah ciptaan allah, jadi jangan biar kan kami kembali kecuali dalam keadaan suci ya robb…
    Aminnn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *