Cara Mendidik Yang Tepat Agar Anak Tidak Cengeng

Posted on
banner5nov

Agar Anak Tidak Cengeng, WongWadon.Com – Anak Anda termasuk anak yang sedikit-sedikit menangis? Sedih merupakan salah satu emosi yang wajar.

Tetapi, perasaan sedih yang diekspresikan dengan menangis secara terus menerus juga tidak baik karena akan membuat anak menjadi cengeng.

Gambar Foto Cara Mendidik Agar Anak Tidak CengengSetiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah cengeng baik itu anak laki-laki atau pun anak perempuan.

Pola asuh yang tepat sejak kecil memungkinkan anak memiliki sifat-sifat yang baik. Berikut ini beberapa tips mendidik anak agar menjadi anak yang tidak cengeng.

Tips Agar Anak Tidak Cengeng

Berikan kepercayaan

Anak perlu diberi kepercayaan untuk melakukan apa yang inginkan selama bukan hal yang berbahaya. Anda hanya perlu memperhatikan dari jauh.

Contohnya jika balita Anda ingin membantu mencuci piring, Anda bisa mengganti piring keramik dengan piring melamin yang anti pecah.

Kepercayaan yang diberikan orang tua akan membuatnya lebih berani menghadapi masalah dan membangun kemandirian.

Tetap tenang

Jangan terpancing emosi karena rengekan si kecil yang ingin sesuatu.

Tetaplah tenang dan konsisten dengan keputusan Anda dengan memberi ia pengertian bahwa apa yang ia inginkan belum bisa Anda berikan.

Abaikan rengekannya

Saat anak menangis ingin meminta perhatian atau barang, beri tahu ia bahwa tangisannya sia-sia.

Jika ia tahu bahwa ia tidak akan mendapatkan keinginannya dengan tangisan, anak akan berhenti menangis.

Sebaliknya jika Anda selalu mengabulkan keinginnya setelah ia menangis, anak akan menggunakan air matanya sebagai senjata untuk meminta ini itu.

Beri instruksi dan ulangi

Saat anak menangis, beri instruksi agar tidak menangis lagi dan ulangi bila perlu.

Hal yang penting dalam memberi instruksi adalah tidak menyampaikannya dengan penuh emosi. Anda harus tetap tenang namun tegas.Gambar Foto Melatih Agar Anak Tidak Cengeng

Beri ia waktu untuk menangis

Dengan membuat sistem time out, Anda bisa membatasi anak untuk menangis.

Dudukkan anak di sudut ruangan dan katakan ia boleh menangis sampai Anda bilang berhenti.

Beri aba-aba jika waktunya akan segera habis. Namun, sistem ini harus disesuaikan dengan usia anak.

Beri pelukan

Saat tangisan anak sulit dikendalikan dan diiringi perilaku buruk lainnya seperti melempar barang atau memukul, segera dekati dan beri pelukan hangat Anda.

Bicaralah pada anak dengan nada yang lembut.

Jangan memberikan ancaman atau bentakan.

Beri reward

Jika anak mau berhenti menangis, Anda bisa memberinya reward berupa pujian, pelukan, kecupan, atau mainan favoritnya.

Berkomunikasi

Ajak si kecil berbicara berdua dengan Anda dan tanyakan apa yang menyebabkan ia menangis.

Berikan solusi yang bisa ia pahami. Jika Anda sudah memberikan jalan keluar, anak tidak akan menangis lagi.

Jangan menyindir

Saat keadaannya sudah mulai tenang, jangan mengungkit-ungkit bahwa anak Anda cengeng dan hal itu membuat Anda sangat kesal.

Meskipun masih balita saat keburukannya diungkit apalagi di depan orang lain, ia akan rendah diri.

Dekatkan dengan ayah

Figur ayah dapat membuat Anak lebih berani dan tidak cengeng. Ayah akan mengajari anak bagaimana menghadapi rasa takut.

Jika di rumah tidak ada sosok ayah, maka ibu perlu mencari sosok ayah pada anggota keluarga yang lain seperti kakek, paman atau kakak laki-laki.

Berkonsultasi ke psikolog    

Jika semua cara sudah Anda coba namun masih belum berhasil, Anda dapat meminta bantuan psikolog anak. Semoga tips agar anak tidak cengeng di atas bermanfaat.

Baca juga:

Agar Anak Tidak Cengeng – Kesimpulan

Menangis bagi anak adalah salah satu cara mereka mengungkapkan apa yang ia rasakan.

Memahami dan membantu anak dalam “menghadapi” masalahnya dapat menjadikan anak lebih mandiri dan tidak mudah menangis

Semoga menginspirasi ya, Bunda sekalian. Silahkan share jika merasa bermanfaat.

 

Suka tulisan ini?
Silahkan tekan "Like!".

Follow juga di Twitter !
Lingerie Online Murah Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *